Pengertian Asuransi

Pengertian Asuransi

Asuransi menjadi hal yang cukup penting dalam kehidupan seseorang. Banyak orang yang memakai asuransi untuk menjamin kehidupan kedepannya. Maka, penting bagi kamu memahami pengertian asuransi.

Pengertian ini memang tak bisa dilihat menurut buku atau menurut ahli saja. Tetapi juga perlu dilihat unsur lainnya seperti fungsi dan juga berbagai jenis asuransi. Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan bila ingin memakai asuransi.

Pengertian Asuransi

Secara umum, asuransi sendiri sebenarnya berasal dari Bahasa Perancis. Kata asuransi datang dari kata “enseurance”. Kata ini juga dipadankan dengan Bahasa Inggris “ensure”.

Kata tersebut mempunyai arti menjamin dan juga memastikan. Barulah sekitar tahun 1800-an, kata tersebut akhirnya diucapkan jadi “insurance”. Bahasa Indonesia kemudian menyebutnya dengan kata asuransi.

Secara umum dan luas, asuransi sendiri memiliki arti pertanggungan. Bila dilihat dari sifatnya, asuransi adalah perjanjian di antara dua belah pihak. Peserta sebagai salah satu pihak akan membayar iuran atau yang biasa disebut premi.

Pihak kedua atau perusahaan asuransi tersebut akan mengumpulkan iuran tadi dari seluruh peserta. Perusahaan akan mengelola dana itu dan memberikan jaminan tertentu kepada pihak pertama.

Jaminannya tergantung dengan perjanjian keduanya. Entah pertanggungan kesehatan, pendidikan hingga jiwa. Secara sederhana, asuransi merupakan pertanggungan oleh perusahaan yang dilakukan terhadap peserta atau nasabah.

Pengertian Asuransi Menurut Para Ahli

Jika sudah memahami asuransi secara umum, saatnya kamu mengetahui asuransi menurut para ahli. Beberapa ahli juga mencoba menjelaskan lebih rinci mengenai pengertian asuransi sebagai berikut.

  1. Menurut Professor Mark R. Green, MD

Menurut profesor yang lahir pada 13 Januari 1945 ini, asuransi merupakan sebuah lembaga ekonomi. Tujuan dari lembaga ini adalah untuk mengurangi sebuah resiko tertentu.

Untuk mengurangi risiko, lembaga akan mengkombinasikan objek yang berjumlah cukup besar. Dengan begitu, kerugian yang terjadi bisa diprediksi di dalam sebuah aturan yang memberi batas tertentu.

  1. Menurut Professor Mehr dan Cammack

Menurutnya, asuransi bisa disebut sebagai alat yang dipakai untuk menekan risiko finansial. Cara kerjanya dengan mengumpulkan unit eksposur dengan jumlah yang memadai.

Hal ini akan memprediksi kerugian dari setiap individu. Nantinya, kerugian itu akan dipikul bersama-sama oleh para peserta yang tergabung dalam sebuah lembaga ekonomi. Prinsipnya pada dasarnya sama seperti Professor Mark Green.

  1. Menurut Profesor Wirjono Prodjodikoro, SH

Ahli hukum satu ini juga mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian asuransi. Menurutnya, asuransi adalah persetujuan di antara pihak yang memberikan jaminan dan yang dijamin.

Dalam perjanjian dan persetujuan tersebut, pihak yang akan dijamin dipastikan menerima uang tertentu sebagai ganti rugi. Uang ganti rugi tersebut bisa diterima bila di masa depan terdapat peristiwa yang merugikan.

  1. Menurut Abbas Salim

Menurut buku dari Abbas Salim, ia menjelaskan bahwa asuransi adalah sebuah kemauan dalam menetapkan kerugian yang kemungkinan terjadi di masa depan. Kerugian tersebut bisa berbentuk kerugian kecil maupun besar.

  1. Menurut Subekti

Subekti mengungkapkan bahwa asuransi merupakan bentuk perjanjian yang di dalamnya termasuk perjanjian untung-untungan. Perjanjian itu berdasarkan dengan kejadian yang memang belum tentu terjadi di masa mendatang.

Unsur-Unsur Asuransi

Dalam mengurusnya, kamu wajib memahami berbagai unsur asuransi. Hal ini akan membuat kamu jadi lebih memahami produk asuransi yang akan kamu beli. Apalagi biasanya akan ada perjanjian yang wajib kamu pahami juga.

  1. Insured atau Pihak Tertanggung

Unsur pertama ini adalah seseorang, organisasi atau badan yang berjanji akan membayar sejumlah uang. Nantinya uang ini disebut dengan premi kepada pihak penanggung.

Sistem pembayarannya bisa dilakukan dengan angsuran maupun tunai. Jika sudah membayar premi, maka pihak tertanggung akan mendapatkan hak untuk melakukan klaim asuransi.

  1. Insure atau Pihak Penanggung

Unsur kedua ini adalah badan, lembaga atau organisasi yang akan membayarkan sejumlah uang secara angsuran maupun tunai. Uang ini akan dibayarkan kepada pihak pertama bila terjadi sesuatu hal yang sesuai dengan perjanjian.

Hak insure di sini adalah mendapatkan pembayaran iuran atau premi. Sementara kewajiban dari pihak penanggung adalah membayar sejumlah uang sesuai dengan klaim atau skema perjanjian.

  1. Objek Asuransi

Unsur ketiga ini bisa meliputi banyak hal misalnya benda hingga terkait dengan nyawa dan juga bagian tubuh termasuk kesehatan. Banyak objek yang bisa dijadikan objek asuransi bahkan termasuk uang pensiun dan pendapatan bulanan.

Pihak insured akan membayar premi atau iuran supaya barang atau objek asuransi ini terbebas dari berbagai risiko dan kerugian. Beberapa risiko yang biasa ditanggung antara lain kehilangan dan kerusakan.

Fungsi Asuransi

Setelah memahami pengertian asuransi dan juga unsur yang harus dipenuhi, sekarang kamu wajib memahami pula fungsi dari asuransi. Hal ini bisa menjadi pertimbangan sebelum memilih asuransi.

  1. Sebagai Pengalih Risiko

Semua orang pastinya tidak mau mengalami kejadian buruk. Tapi, setiap orang bisa menghindar ketika kejadian buruk itu tiba. Apalagi risiko dari setiap kejadian bisa berdampak berbeda-beda.

Saat kamu memiliki asuransi, maka kamu memiliki hak untuk pengalihan risiko. Kamu bisa mengajukan klaim dan mendapatkan ganti rugi bila ada di dalam kejadian buruk tadi.

Fungsi premi akan menjadi jelas karena bisa bermanfaat di masa yang tidak terduga. Maka, kamu wajib memilih asuransi yang bisa menggambarkan keuntungan dan risiko yang bisa diminimalisir.

  1. Sebagai Investasi

Ternyata, asuransi bisa berfungsi sebagai investasi. Dana yang dihimpun ini terkadang dikembangkan oleh pihak asuransi. Tidak jarang asuransi yang bisa diambil di masa tertentu karena tidak pernah ada klaim.

Pastinya ini akan menjadi manfaat tambahan bagi para nasabah. Bahkan, dana yang dikembangkan tersebut bisa saja menghemat biaya premi. Tak hanya rasa nyaman yang ditawarkan tetapi juga ada dana tambahan tiap bulannya.

  1. Sebagai Perlindungan

Pastinya asuransi berfungsi sebagai perlindungan. Selain itu, perusahaan asuransi juga akan memastikan bahwa premi yang kamu bayarkan akan sepadan dengan klaim yang didapatkan bila terjadi kejadian buruk.

Segala risiko yang terjadi pastinya akan dihitung dengan detail supaya kamu tidak merasa rugi membayar premi tertentu. Pertanggungjawaban pastinya akan berbeda-beda. Jadi, pastikan kamu memahami hak dan kewajiban sejak awal.

  1. Sebagai Pelindung dari Risiko Bangkrut

Asuransi sendiri memiliki banyak jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satu jenisnya adalah asuransi yang cocok untuk kamu yang baru memulai usaha. Pastinya usaha akan mengalami naik turun.

Di sinilah fungsi asuransi. Nantinya, asuransi bisa mencegah terjadinya bangkrut. Bila terjadi kegagalan dalam berbisnis, kamu tetap akan mendapatkan hasil investasi premi yang kamu bayarkan setiap bulan.

  1. Meningkatkan Perekonomian Nasional

Ternyata asuransi membawa andil terhadap perekonomian khususnya nasional. Dengan ada uang tabungan atau investasi di asuransi, maka akan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Apalagi hasilnya bisa kamu nikmati dengan baik.

Manfaat Asuransi

Setelah mengetahui berbagai fungsi dari asuransi, ada pula beberapa manfaat asuransi yang perlu diketahui. Manfaat ini akan membantu kamu dalam memilih produk asuransi yang tepat.

  1. Memberi Ketenangan

Kamu pastinya tidak akan pernah mengetahui berbagai kejadian yang dialami di kemudian hari. Setiap harinya pasti kamu akan mengalami berbagai risiko yang bisa mengancam keselamatan dan kerugian.

Hal ini akan membuat pengeluaran yang tak terduga. Dengan asuransi, kejadian tidak terduga bisa diminimalisir. Asuransi bermanfaat untuk melindungi diri dari risiko ketidakpastian.

Selain itu, asuransi juga dapat meningkatkan rasa percaya diri terhadap nasabahnya. Sebab, asuransi bisa menjadi pengendalian kerugian. Artinya, asuransi bisa membantu kamu menghitung berbagai cara untuk meminimalisir kerugian.

  1. Sebagai Tabungan dan Investasi

Kamu akan mendapatkan jaminan pengembalian investasi di akhir masa kontrak. Asuransi akan memberikan kelonggaran dan fleksibilitas untuk memilih masa pertanggungan.

Pilihan waktu yang biasanya ditawarkan antara lain 5, 7 dan juga 10 tahun. Besarnya premi juga bisa ditentukan sendiri. Biasanya asuransi akan memiliki berbagai pilihan yang disesuaikan dengan kemampuan nasabah.

  1. Menimimalisir Kerugian

Fungsi dari kepemilikan asuransi adalah membantu para pemegang polis meminimalkan kerugian yang terjadi. Tak hanya dari segi barang saja, keringanan ini juga bisa berhubungan dengan jiwa atau nyawa seseorang.

  1. Mengatur Keuangan

Dengan membayar premi asuransi, itu artinya kamu harus membayar iuran secara rutin. Kamu mau tidak mau harus menyisihkan sebagian uang bulanan untuk membayar asuransi tersebut.

Siapa sangka membayar polis bisa membuat kamu jadi berpikir dua kali untuk membeli barang yang tidak penting. Anda jadi punya dana cadangan yang bisa dijadikan investasi masa depan.

  1. Memberikan Proteksi untuk Keluarga

Asuransi tak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tetapi juga orang di sekitar kamu. Misalnya untuk asuransi pendidikan. Bila kamu mengalami masalah kesehatan, maka anak-anak tidak akan terancam kesulitan dalam membayar sekolah.

Dengan demikian, asuransi akan memberikan jaminan kepada keluarga khususnya anak-anak. Maka tak heran banyak orangtua yang berjuang supaya anaknya bisa terjamin oleh asuransi.

Jenis Jenis Asuransi

Asuransi sendiri terbagi atas beberapa jenis. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dan juga objek yang dilindungi oleh asuransi tersebut. Lantas, apa saja jenis asuransi?

  1. Asuransi Kesehatan

Sesuai namanya, asuransi jenis ini akan memberikan manfaat terhadap nasabahnya atas biaya kesehatan bila terjadi kecelakaan ataupun sakit. Asuransi ini termasuk yang paling banyak dipilih.

Kejadian sakit adalah kejadian mendadak yang cukup menghabiskan biaya. Asuransi siap membayar dan memberikan jaminan untuk berbagai tindakan misalnya operasi hingga rawat inap.

  1. Asuransi Jiwa

Jenis asuransi ini digunakan untuk menanggung kerugian finansial tak terduga karena risiko kematian seseorang. Dengan asuransi ini, kamu bisa memberikan manfaat kepada keluarga yang ditinggalkan.

  1. Asuransi Jaminan Hari Tua

Saat menjalani masa pensiun, banyak orang merasa khawatir. Kehilangan pendapatan bulanan mungkin akan membuat orang jadi was-was. Semua itu bisa teratasi dengan mengikuti asuransi jaminan hari tua.

  1. Asuransi Pendidikan

Perencanaan pendidikan harus dilakukan sejak dini. Kamu harus memikirkan pendidikan terbaik mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Asuransi jenis ini terbagi atas dua tipe yaitu investasi dan proteksi.

  1. Asuransi Properti

Memang asuransi ini kurang populer. Tetapi, asuransi ini cukup bermanfaat karena dapat memberikan para nasabah keuntungan bagi rumah atau bisnis. Beberapa aset penting seperti gedung, kantor dan rumah sangat membutuhkan proteksi.

Cara Klaim Asuransi

Proses klaim asuransi di zaman sekarang bisa dibilang sangat mudah. Nasabah tinggal mengajukan klaim melalui aplikasi atau SMS. Semua itu tergantung dari setiap perusahaan asuransi.

Jangan lupa membawa data berupa kartu atau identitas lainnya yang membuktikan kamu adalah anggota asuransi tersebut. Kamu tinggal menunggu pemberitahuan mengenai keputusan claim.

Nantinya asuransi akan melakukan cross check terhadap bukti yang kamu lampirkan. Misalnya pada asuransi kesehatan adalah tagihan dari rumah sakit. Setelah disetujui, dan akan langsung ditransfer.

Itu dia sederet pengertian asuransi yang bisa dilihat dari pandangan menurut ahli. Selain itu, ada pula berbagai jenis seperti asuransi jiwa, pendidikan hingga kesehatan sebagai pertimbangan memilih asuransi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.